Deli Serdang - Media SHI News//
Mengerikan, seorang warga Dusun II Bandar Purba Desa Bah Perak Kecamatan Bangun Purba saat mengendarai sepeda motornya bepergian ke Desa Bangun Purba mengalami kecelakaan di jalan Lintas Provinsi Bangun Purba Gunung Meriah tepatnya di tanjakan Dusun III Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba Simpang Sukalue.
Kejadian ini bermula saat Baik Saragih Simarmata mengendarai sepeda motor seorang diri ingin ke Desa Bangun Purba.
Pas ditanjakan lewat rumah makan Edi Saragih, Baik Saragih Simarmata terjatuh dan tertimpa sepeda motornya, kejadian ini terjadi pada Rabu 07/01/2026 sekira pukul 11 20 WIB.
Dengan sigap dan cepat wargapun menolong Baik Saragih Simarmata dengan cara menggeser sepeda motor yang menimpanya, selanjutnya Baik Saragih Simarmata pun dibawa warga ke rumah makan Edi Saragih yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi jatuhnya Baik Saragih untuk beristirahat.
Akibat insiden tersebut, Baik Saragih Simarmata mengalami luka pada betis kaki kiri serta baju dan celana kotor terkena lumpur.

Hal seperti ini bukan hanya sekali ini aja, bahkan sudah berkali kali pengendara sepeda motor terjatuh dilokasi tersebut sehingga warga pun protes dan minta agar aktifitas penggalian tanah segera dihentikan dan di stop, karena sangat mengancam baik keselamatan dan juga kesehatan warga dan masyarakat.
Kades Sukalue Syahril Tandiko saat di wawancarai awak media dengan tegas mengatakan, saya sangat setuju kalau penggalian tanah yang ada diatas itu ditutup dan di stop, karena sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor saat melintas di jalan ini, seperti yang kita lihat saat ini jalan aspal penuh lumpur dan licin karena tanah Galian C bertumpuk di jalan aspal ini.
Lanjut Kades Syahril Tandiko, jadi setuju sekali Galian C ini segera ditutup dan di stop, agar tidak ada lagi jatuh korban di jalan ini ucapnya.
Disaat bersamaan, awak media pun melakukan wawancara kepada warga yang melintas. Dari wawancara tersebut warga pun dengan tegas dan geram mengatakan, kami sebagai warga sangat kecewa kepada Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan Bangun Purba karena tidak ada ketegasan dan keberanian untuk menyetop aktivitas Galian C di Dusun III Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba yang telah berkali kali membuat warga terjatuh saat melintas di jalan ini, karena jalan aspal ini selalu berlumpur dan licin akibat tumpukan tanah bekas Galian C yang ada diatas dan saat antrian dump truck parkir disepanjang jalan aspal, hal ini juga menganggu dan mengkhawatirkan para pengendara sepeda motor dan mobil, karena posisinya pas di tikungan.
Lanjut warga, bukan hanya tumpukan lumpur dan licin, tetapi ada dua lubang menganga lebar pada bahu jalan tang saya yakin suatu saat akan menjadi petaka dan musibah bagi pengendara sepeda motor saat melintas di jalan ini.
Selanjutnya pada musim kemarau jalan penuh abu sehingga membuat warga susah memandang saat bersepeda motor.
Jadi kami warga dan masyarakat minta kepada Instansi Pemerintah agar kegiatan penggalian tanah di Dusun III Desa Damak Maliho segera di tutup. (tim)